ANALISIS PELAKSANAAN TRANSFER DATA INFORMASI MEDIS PADA PROSES RUJUKAN PASIEN DI PUSKESMAS TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO TAHUN 2025

  • Febiyola H Maseke Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
  • Rismunandar Katili Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
  • Riska Ahmad Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
  • Christian Julius Ottay Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
  • Merlin Abd Rahman Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Stikes Bakti Nusantara Gorontalo
Keywords: Kebijakan Kesehatan, Sistem Rujukan, Transfer Informasi Medis

Abstract

Transfer informasi medis memiliki peran krusial dalam menjamin kesinambungan dan kualitas layanan dalam sistem rujukan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan transfer data informasi medis selama proses rujukan di Puskesmas Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap delapan informan, meliputi informan kunci, utama, dan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transfer data dilakukan melalui sistem elektronik (e-Puskesmas, P-Care) dan dokumen manual. Namun, ditemukan sejumlah tantangan, seperti kelengkapan dokumen rujukan yang tidak memadai, keterlambatan input data akibat kendala teknis, keterbatasan sumber daya manusia, dan infrastruktur teknologi informasi yang belum optimal. Selain itu, ketidaksesuaian antara regulasi rujukan nasional dengan indikasi medis  nyata di fasilitas primer menimbulkan dilema etis dan prosedural. Sistem rujukan terkadang menolak rujukan yang secara medis dibenarkan karena kendala kebijakan, sehingga berdampak pada keselamatan pasien dan kesinambungan layanan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur digital, pelatihan rutin bagi tenaga kesehatan, serta penerapan kebijakan rujukan yang lebih fleksibel dan kontekstual. Optimalisasi aliran dan kelengkapan informasi medis dalam rujukan menjadi kunci dalam mendukung pelayanan kesehatan primer yang terintegrasi, efisien, dan berpusat pada pasien.

References

[1] World Health Organization. Constitution of the World Health Organization. Geneva: WHO; 2006.
[2] Kementerian Kesehatan RI. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020–2024. Jakarta: Kemenkes RI; 2020.
[3] Kementerian Kesehatan RI. Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perseorangan. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.
[4] Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI; 2024.
[5] Rusmana R, Sari I. Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Generik Guna Menunjang Efektivitas Rekam Medis Elektronik di UPTD Puskesmas Campaka. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan. 2023;4(4):203–212.
[6] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 116.
[7] Kementerian Kesehatan RI. Rekam Medis. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.
[8] BPJS Kesehatan. Panduan Praktis Sistem Rujukan Berjenjang. Jakarta: BPJS Kesehatan; 2021.
[9] BPJS Kesehatan. Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Prosedur Pelayanan Rujukan. Jakarta: BPJS; 2020.
[10] Afiyani DN, Dwimawati E, Pujiati S. Evaluasi Pelaksanaan Sistem Rujukan di Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Promotor. 2022;3(1):28–40.
[11] Hidayat AD. Integrasi Data Pada Dashboard Sistem Kesehatan (DaSK) untuk Mendukung Analisa & Visualisasi Sistem Rujukan. Journal of Information Systems for Public Health. 2022;7(1):25.
[12] Rahmadiani NW. Implementasi Sistem Rujukan di Indonesia. ResearchGate. December 2022. Available from: https://www.researchgate.net/publication/366570428_Pelaksanaan_Sistem_Rujukan_di_Indonesia
[13] Susiloningtyas L. Sistem Rujukan Dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Maternal Perinatal di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pamenang. 2020;2(1):6–16.
[14] Nurhayani. Analisis Pelaksanaan Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan di Puskesmas Masama. 2020;7(2):15–22.
[15] Hartini H, Arso SP, Sriatmi A. Analisis Pelayanan Rujukan Pasien BPJS di RSUD Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2022;4:49–59.
Published
2026-05-22